
Para arkeolog yang sedang mempelajari piramid berusia 3800 tahun di area Dashur, Mesir dikejutkan dengan penemuan kamar makam yang mungkin menjadi rumah peristirahatan terakhir seorang putri Mesir.Dalam kamar tersebut, para arkeolog menemukan sebuah kotak kayu dengantulisan hieorglyphs (aksara Mesir kuno) “Hatshepset”. Walaupun mirip dengan nama Firaun Hatshepsut, tetapi para peneliti berkata bahwa pemilik kamar merupakan orang yang berbeda.
Menurut Kementerian Barang Antik Mesir, katu tersebut seharusnya berisi guci kanopik yang menyimpan organ-organ dalam mumi. Sayangnya, guci tersebut telah hilang dan arkeolog hanya menemukan balutan mumi di dalam kotak tersebut.Bukti yang tersisa hanya tulisan “Hatshepset” yang mungkin nama putri Firaun Ameny Qemau yang namanya juga tertulis pada bata putih di dalam piramida tersebut.Dilansir dari LiveScience 11 Mei 2017, profesor ilmu Mesir di Brown University, James Allen, dan peneliti di University of Bristol, Aidan Dodson memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penemuan ini.




No comments:
Post a Comment