
BANGKA - Motif kasus pembunuhan Kepala Desa (Kades) Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan H Dofir (43) ternyata bukan hanya dilatarbelakangi pemilihan kades (Pilkades).Keluarga pelaku ternyata termakan isu tantangan duel yang dihembuskan pihak tak bertanggung jawab di sekitar Pasar Blega.Hal itu terungkap ketika Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M Ridha mengumpulkan para kades beserta perangkat se-Kecamatan Blega, camat, dan pihak koramil di Masjid Assholihin, Desa/Kecamatan Blega, Jumat (12/5/2017).Menurut Anis, pihaknya sudah menemui keluarga korban untuk mendinginkan suasana. Dia juga minta agar tidak ada tindakan balas dendam.| Agen Togel Sihanoukville & Sydney & 4DSimgapore & Hongkong |
"Semua sudah sepakat penanganan perkara ini dipasrahkan ke pihak kepolisian, sesuai hukum yang berlaku," ungkapnya.Anis menjelaskan, orangtua pelaku sudah empat kali mencalonkan diri sebagai Kades Karang Gayam namun gagal.Dari situlah lantas ada orang yang menghembuskan isu, bahwa korban (Dofir) yang baru menjabat kades, menantang duel orangtua pelaku.Tak ayal isu alias selentingan tersebut makin menambah panas suasana."Akhirnya, anak-anak itu tersinggung dan menempuh tindakan sendiri. Padahal itu tidak benar. Karena tantangan duel itu hanya untuk memancing emosi pihak pelaku," jelasnya.| Agen Bola Sbobet |



No comments:
Post a Comment